Hujan debu euuuuiiii
6 Bulan Jalan Penggung Rusak
Hujan Debu, Warga Terancam Kena Flek
CIREBON - Jika di pusat kota sering ada truk bodong yang membuat pengguna jalan lain tidak nyaman, maka di Jalan Bandara Penggung, jalur Jalan Angkasa menuju Kebon Pelok ada truk-truk muatan material yang membuat jalanan menjadi rusak. Hilir mudik angkutan umum sampai truk, membuat jalan tersebut makin tidak berbentuk. Belum lagi hujan debu yang ditimbulkan dari jalan rusak tersebut, membuat masyarakat sekitar menjadi tidak nyaman.
Warga Penggung, Masato (20) mengatakan, kerusakan yang terjadi di Jalan Bandara Penggung sebenarnya sudah sejak lama. Kira-kira sekitar 6 bulan lalu. Bahkan saat musim sepanjang jalan tampak seperti kolam.
Kerusakan jalan yang cukup parah disini, kata Masato, lebih banyak disebabkan tekanan dari kendaraan truk yang muatannya sangat besar. Truk tersebut antara lain truk sampah jenis Fuso dan truk pengangkut pasir dan batu dari Argasunya, yang setiap hari mencapai ratusan kendaraan yang hilir mudik. "Warga yang ada di sekitar sini tidak bisa berbuat banyak akibat kerusakan jalan ini dan tidak berani melaporkan. Meski kerusakannya sudah cukup lama," ujarnya.
Jika musim hujan jalan tersebut banjir, tetapi kata Masato, saat musim kemarau seperti sekarang ini warga juga merasa terganggu. Akibat hilir mudik kendaraan, ternyata menimbulkan polusi udara dengan debu-debu yang berterbangan hingga ke rumah-rumah warga.
"Akibat debu ini, anaknya teman saya yang berusi 10 tahun terkena flek akibat polusi udara di jalan, karena kebetulan rumahnya tepat di pinggir jalan," tandasnya.
Ismail, warga setempat, juga berharap kerusakan jalan yang cukup parah mulai dari depan gapura Bandara Penggung sampai Kebon Pelok untuk segera diperbaiki. “Kasihan warga sekitar, dibuat tidak nyaman,” ujarnya.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Hardi salah seorang tukang becak. Akibat rusaknya jalan, membat dirinya mesti berhati-hati mengayuh becaknya, karena sepanjang jalan yang dilaluinya penuh lubang yang cukup besar.
Hujan Debu, Warga Terancam Kena Flek
CIREBON - Jika di pusat kota sering ada truk bodong yang membuat pengguna jalan lain tidak nyaman, maka di Jalan Bandara Penggung, jalur Jalan Angkasa menuju Kebon Pelok ada truk-truk muatan material yang membuat jalanan menjadi rusak. Hilir mudik angkutan umum sampai truk, membuat jalan tersebut makin tidak berbentuk. Belum lagi hujan debu yang ditimbulkan dari jalan rusak tersebut, membuat masyarakat sekitar menjadi tidak nyaman.
Warga Penggung, Masato (20) mengatakan, kerusakan yang terjadi di Jalan Bandara Penggung sebenarnya sudah sejak lama. Kira-kira sekitar 6 bulan lalu. Bahkan saat musim sepanjang jalan tampak seperti kolam.
Kerusakan jalan yang cukup parah disini, kata Masato, lebih banyak disebabkan tekanan dari kendaraan truk yang muatannya sangat besar. Truk tersebut antara lain truk sampah jenis Fuso dan truk pengangkut pasir dan batu dari Argasunya, yang setiap hari mencapai ratusan kendaraan yang hilir mudik. "Warga yang ada di sekitar sini tidak bisa berbuat banyak akibat kerusakan jalan ini dan tidak berani melaporkan. Meski kerusakannya sudah cukup lama," ujarnya.
Jika musim hujan jalan tersebut banjir, tetapi kata Masato, saat musim kemarau seperti sekarang ini warga juga merasa terganggu. Akibat hilir mudik kendaraan, ternyata menimbulkan polusi udara dengan debu-debu yang berterbangan hingga ke rumah-rumah warga.
"Akibat debu ini, anaknya teman saya yang berusi 10 tahun terkena flek akibat polusi udara di jalan, karena kebetulan rumahnya tepat di pinggir jalan," tandasnya.
Ismail, warga setempat, juga berharap kerusakan jalan yang cukup parah mulai dari depan gapura Bandara Penggung sampai Kebon Pelok untuk segera diperbaiki. “Kasihan warga sekitar, dibuat tidak nyaman,” ujarnya.
Keluhan yang sama juga diungkapkan Hardi salah seorang tukang becak. Akibat rusaknya jalan, membat dirinya mesti berhati-hati mengayuh becaknya, karena sepanjang jalan yang dilaluinya penuh lubang yang cukup besar.

0 Comments:
Post a Comment
<< Home