Monday, July 31, 2006

urban bandung

25 juli 2006,09.00 WIB/JKT

Penjelajahan kali ini saya akan mengupas tentang Bosscha, siapa dia, ada apa aza di dalam nya
yuuuukkk...............
kita bertiga mulai menelusuri jalanan kota bandung, setelah kian lama menempuh perjalanan jauh dari jakarta ke kota bandung, akhirnya kita b 3 sampai juga dengan selamat, lalu kita mencari tempat untuk berteduh dan merebahkan tubuh nan lelah dan kecapaian ini.
perut sudah terasa tidak bersahabat selalu berbunyi....kruk....kruyuk.... aduh kepala ini mulai terasa berat....... pusing...... yukkk mendingan kita makan dulu dehhh...., akhirnya si reporter keluar dari lobby hotel dia sambil berkata kamar.... penuhhh semua cuma ada buat hari sabtu doank, minggu ada yg booking, celutus sang reporter. Aduhh... panas dingin lagi nihhhh, harus minum obat dulu, driver pun dengan nada cetus..., kalau githu kita makan aza dulu pak celetuk aku sambil menahan perut dan kepala yang berat ini, sang reporter dgn pdnya dia menunjukan tampangnya yang lesuh sambil mengelus rambut yang trondol itu..., kita makan dimana pak, sang reporter bertanya?..... mobil mulai mengarahkan rodanya keluar dari halaman hotel topas namanya, di halaman hotel pun ramai dan penuh dengan mobil-mobil ber plat nomor luar daerah dn ber seliweran para tamu yang memakai baju pns berwarna coklat.
kita b 3 mulai mencari tempat untuk mengisi perut ini yg sedang pd kelaparan, tuh disitu... ada rumah makan padang...., boleh deh aku pun menyarankan untuk masuk ke tempat makan rumah makan padang simpang raya, kita makan dan asoan sambil, aku sholat dulu duh ..... gus, titip kamera yac. Perut sudah kencang, badan mulai enakan dan kita mulai........ bekerja ayo kita mulai menjelajahi kota bandung yang sekarang sudah mulai panas seprti kota jakarta tapi haw dingin dikit-dikit msh terasa, tapi mendingan kita cari hotel dulu besok sudah penuh nantinya kita malahan ngak dapet hotel, ya udah yukkk kita cari hotel dulu sambil naruh barang2 dan tas kita. kita b3 akhirnya hari itu, harin pertama di mulai untuk beristirahat dulu.............
bersambung....... 2

Thursday, July 20, 2006

jelajah perdana


Penjelajahan perdana kali ini di daerah pandeglang, jawa barat.

Sabtu, 15072006, Pkl.07.00 wib.
Kali ini jelajah perdana saya menjelajahi daerah di kawasan Banten, Jawa Barat. Pertama jalan di daerah Pandeglang, berangkat dari kantor pagi hari, saya bersama reporter saya (bagus) dan driver dari kantor (sukri) berangkat dengan niat dan semangat yang luar biasa, kita b3 sudah mempunyai planing daearah mana saja yang akan kita jelajahi, dan ternyata yang pertama kita jelajahi nyaitu daerah Gunung karang, sebuah gunung dengan ketinggian sekitar 1.780 an dpl, di mana terdapat sebuah sumur, menurut cerita di atas atau katakanlah paling atas gunung tersebut terdapat sebuah sumur tujuh dan makam yang sering di jiarahi oleh orang-orang yang ingin menyepi.

Menurut cerita terjadinya sumur tujuh di atas gunung tersebut karena akibat pertarungan antara syeh dari cirebon dengan penguasaha di daerah tersebut, yang tidak percaya terhadap syeh tersebut, lalu dengan menancapkan sebuah tongkotnya ketanah dengan membuat tujuh tancapan, yang akhirnya keluar air jadilah sebuah sumur. Ini hanya secuil kisah dari sesepuh daerah tersebut karena mereka menyebutkan menurut ceritanya.

Kita bertiga sampailah di daerah pedesaan gunung karang, sebelumnya kita melalui jalanan yang penuh dengan bebatuan tapi menuju ke desa gunung karang tersebut kita bisa mengunakan sebuah mobil, ya itu... jalanan yang tidak nyamanm. Saya melihat kearah tangan kiri saya, jam tangan saya sudah menunjukkan waktu pukul 15.30 wib, saya tidak lupa untuk berdoa dan menjalankan perintahnya sholat Ashar terlebih dahulu.

Siap-siap....... ya itulah yang harus kita siapkan sebelum menuju ke gunung karang, tetapi kita bertiga tidak berniatan untuk mencoba hari itu juga untuk menuju puncak gunung karang, karena selain kita blm istirahat, dan baru saja sampai dari perjalanan dari jakarta, suasana daerah gunung karang pun lagi masih di selimuti kabut putih, karena kita datang untuk mencari gambar yang bagus bukan untuk tamasya tetapi kita ingin membuat suatu cerita tentang perjalanan menjelajahi suatu daerah yang menarik untuk di buat suatu informasi.

kita b3 mencoba terlebih dahulu berkunjung menemui tokoh atau sesepuh daerah tersebut yang tahu seluk beluk tentang gunung karang ...................................................
bersambung.....

Thursday, July 06, 2006

supermannn.....


Bisa terbang melebihi kecepatan cahaya dan kebal terhadap berbagai jenis senjata buatan manusia, itulah gambaran sosok sang manusia super, Superman. Berbagai kelebihannya menjadi impian jutaan orang di seluruh dunia, sehingga kisah sang manusia super itu pun selalu ditunggu-tunggu orang. Film mengenai sang manusia super itu dibuat dalam berbagai versi untuk televisi dan juga layar lebar. Akan tetapi baru lewat Christopher Reeve-lah, film layar lebar Superman bisa menjelajah sampai empat episode.

Tokoh hero antah berantah, bisa terbang, tampan, lembut budi dan serba menolong. Di kala lain, ia tak lebih sebagai Clark, pemuda tampan yang pemalu dan enggan berkelahi. Namun di kali lain, ia akan ngumpet di kegelapan, ketika ada kekuatan jahat yang mengusik sekelilingnya. Superman tak ingin dirinya diketahui. Namun dalam jubah kebesarannya, ia tak segan - segan menunjukkan kekuatan tersebut.
Kekuatan yang ''serba tak terbatas'' untuk ukuran manusia itu diabadikan kembali oleh sutradara Richard Lester dengan nyaris sempurna. Animasi dan tumpang tindih pengadeganannya, mengingatkan kita pada serial - serial ''menakjubkan'' yang lain. Sementara, Christopher Reeve belajar menerjemahkan imajinasi yang disukai anak - anak itu dengan kelihaiannya. Ia meloncat dari satu gedung ke gedung lain. Ia terbang ke awan gelap, sambil mendorong pesawat terbang, atau menukik ke bumi menolong wanita yang sedang tak berdaya.
Di tangan sutradara ini, Superman bisa bertahan hingga IV sequel. Hampir semua sequel laku keras. Gedung - gedung bioskop kewalahan menerima tamu penontonnya. Apanya yang istimewa? Adalah imajinasi yang mencoba ditawarkan dengan kemasan industri tontonan yang tidak memalukan.
Gambaran sosok Superman agaknya nyaris sempurna di tangan Reeve. Selain pesona berbagai kekuatan fisiknya, Superman pun menjadi "super" karena penampilannya yang gagah, tampan, tinggi-tegap, tapi juga sopan dan baik hati. Namun, Christopher Reeve sang pemeran Superman hanyalah manusia biasa. Setelah menyelesaikan empat episode film Superman-yaitu Superman The Movie (1978), Superman II (1980), Superman III (1983) dan Superman IV: The Quest for Peace (1987)-Reeve bosan memainkan sosok manusia super yang lebih dulu populer lewat buku-buku komik (cerita bergambar) tersebut. Berjuta-juta umat manusia pasti mengetahui mengenai Superman lewat buku-buku cerita. Kisah itu pulalah yang diangkat ke dalam film layar lebar.
Pada Superman The Movie, misalnya, diceritakan tentang gelagat kehancuran planet Krypton yang menyebabkan ilmuwan Jor-El memutuskan menyelamatkan keturunan orang Krypton dengan mengirimkan bayinya yang diberi nama Kal-El ke planet bumi. Sang bayi itu di Bumi kemudian dibesarkan keluarga Kent yang hidup dari bertani dan diberi nama Clark Kent. Setelah dewasa, Kent bekerja sebagai wartawan di surat kabar Daily Planet. Sementara itu, gembong kriminal Lex Luthor tengah merencanakan proyek ambisius untuk menjadi penguasa dunia. Dengan senjata batu Krypton yang bisa membuat berbagai kekuatan Superman hilang seketika, Luthor menjadi lawan berat untuk sang manusia super.
Film Superman sendiri ketika pertama kali diluncurkan mendapat sambutan sangat baik dari penggemar film dunia. Film Superman The Movie yang dibuat dengan anggaran sebesar 55 juta dollar AS, di AS menghasilkan penghasilan kotor dari layar-layar bioskop sebesar 134,2 juta dollar AS. Belakangan dari rental dihasilkan lagi 82,8 juta dollar AS.
Film itu sendiri dianggap sebagai film yang cukup baik. Kisahnya tidak digarap asal-asalan, dramatiknya pun dibangun cukup baik oleh sutradara Richard Donner. Teknik pembuatannya memukau untuk masanya. Film ini sempat mendapatkan beberapa nominasi Oscar, antara lain untuk tata suara. British Academy Awards bahkan menganugerahkan Michael Balcon Award for Outstanding British Contribution, dan Reeve dinobatkan sebagai Most Promosing Newcomer.
Dalam "Superman II", Superman mencoba menghalau kekuatan jahat dari luar planet bumi. Ada sekelompok orang jahat yang ingin menghancurleburkan kota Paris. Maka, dengan segala kekuatan dan indra teknologinya, Superman berusaha mencegah niat busuk itu.
Bom nuklir ini sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga kelak bisa menyerang kota Paris dan penghuninya hancur lebur. Dikendalikan dari luar planet bumi, namun mengarah ke sana.Sayang, niatan itu tak bisa terkabulkan, meski akhirnya bom nuklir itu meledak.
Yang menjadi masalah kini, dengan meledaknya bom tersebut, justru menjadi bumerang bagi pasukan keamanan bumi. Karena Phantom Zone yang selama ini digunakan untuk menyekap tiga penjahat intelektual kelas kakap, akhirnya pecah. Tiga penjahat itu pun kabur, dan ancaman besar justru kembali terjadi. Karena ketiganya, jika disatukan, akan memiliki kekuatan yang sama besar dengan Superman.
Belum lagi, mereka akan mengusik Lex Luthor, penjahat kelas kakap lainnya yang baru kabur dari penjara. Inilah ancaman besar Superman. Sementara di saat yang bersamaan, sebenarnya Superman sedang berasyik - masyuk dengan kekasihnya, Louis Lane.
Dari picu ini, persoalan pun muncul. Adegan perseteruan itu digambarkan demikian eloknya. Mulai dari terbang ringan di awang - awang, sampai perebutan kekuatan yang sebenarnya. (TM - 27)
"Live as one of them, Kal-El, to discover where your strength and your power are needed. And always hold in your heart the pride of your special heritage. They can be a great people, Kal-El - they wish to be. They only lack the light to show the way. For this reason above all, their capacity for good, I have sent them you - my only son."

Wednesday, July 05, 2006

Hujan debu euuuuiiii

6 Bulan Jalan Penggung Rusak
Hujan Debu, Warga Terancam Kena Flek

CIREBON - Jika di pusat kota sering ada truk bodong yang membuat pengguna jalan lain tidak nyaman, maka di Jalan Bandara Penggung, jalur Jalan Angkasa menuju Kebon Pelok ada truk-truk muatan material yang membuat jalanan menjadi rusak. Hilir mudik angkutan umum sampai truk, membuat jalan tersebut makin tidak berbentuk. Belum lagi hujan debu yang ditimbulkan dari jalan rusak tersebut, membuat masyarakat sekitar menjadi tidak nyaman.

Warga Penggung, Masato (20) mengatakan, kerusakan yang terjadi di Jalan Bandara Penggung sebenarnya sudah sejak lama. Kira-kira sekitar 6 bulan lalu. Bahkan saat musim sepanjang jalan tampak seperti kolam.

Kerusakan jalan yang cukup parah disini, kata Masato, lebih banyak disebabkan tekanan dari kendaraan truk yang muatannya sangat besar. Truk tersebut antara lain truk sampah jenis Fuso dan truk pengangkut pasir dan batu dari Argasunya, yang setiap hari mencapai ratusan kendaraan yang hilir mudik. "Warga yang ada di sekitar sini tidak bisa berbuat banyak akibat kerusakan jalan ini dan tidak berani melaporkan. Meski kerusakannya sudah cukup lama," ujarnya.

Jika musim hujan jalan tersebut banjir, tetapi kata Masato, saat musim kemarau seperti sekarang ini warga juga merasa terganggu. Akibat hilir mudik kendaraan, ternyata menimbulkan polusi udara dengan debu-debu yang berterbangan hingga ke rumah-rumah warga.

"Akibat debu ini, anaknya teman saya yang berusi 10 tahun terkena flek akibat polusi udara di jalan, karena kebetulan rumahnya tepat di pinggir jalan," tandasnya.

Ismail, warga setempat, juga berharap kerusakan jalan yang cukup parah mulai dari depan gapura Bandara Penggung sampai Kebon Pelok untuk segera diperbaiki. “Kasihan warga sekitar, dibuat tidak nyaman,” ujarnya.

Keluhan yang sama juga diungkapkan Hardi salah seorang tukang becak. Akibat rusaknya jalan, membat dirinya mesti berhati-hati mengayuh becaknya, karena sepanjang jalan yang dilaluinya penuh lubang yang cukup besar.

Piala Dunia 2006

Siapa Kalah, Dia Pensiun


MUNICH – Luis Figo (Portugal) dan Zinedine Zidane (Prancis) telah bertekad untuk mengakhiri kiprahnya di tim nasional usai Piala Dunia 2006. Karena itu, sejak babak 16 besar lalu, Figo dan Zidane memiliki motivasi tambahan. Keduanya tampil habis-habisan untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Sebab, kekalahan berarti laga perpisahan bersama timnas.

Setelah beberapa kali lolos dari lubang jarum, bentrok Portugal lawan Prancis pada semifinal di Munich dini hari nanti akan menjadi laga perpisahan bagi salah satu dari mereka. Perpisahan yang sangat menyakitkan, karena hanya terpaut sejengkal dari partai puncak Piala Dunia 2006.

’’Setiap pertandingan bisa menjadi laga terakhir bagi saya. Saya adalah manusia kebanyakan yang tidak abadi,’’ kata Figo seperti dilansir Reuters

Figo akan genap berusia 34 tahun pada November mendatang. Usia yang sudah cukup tua untuk pemain berposisi gelandang seperti dia. Turnamen besar lain setelah Piala Dunia adalah Piala Eropa 2008. Waktu yang terlalu lama bagi Figo karena dia telah berencana untuk gantung sepatu bersamaan dengan dengan berakhirnya kontrak dengan Inter Milan satu tahun mendatang.

Figo adalah salah satu pemain besar dalam sejarah sepak bola. Dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia 2001. Melengkapi suksesnya setahun sebelumnya ketika terpilih sebagai Pemain Terbaik Eropa 2000.

Seperti halnya Figo, Zidane kini sudah menapak usia 34 tahun, tepatnya pada 23 Juni lalu. Dia pun tidak akan melakukan revisi pensiun dari timnas untuk kali kedua. Usai kegagalan Prancis di Piala Dunia 2002, Zidane sempat menyatakan mundur dari timnas. Keputusan yang kemudian dicabutnya ketika Les Bleus terancam gagal merebu tiket ke putaran final Piala Dunia 2006.

Secara prestasi, Zidane bisa disebut lebih baik daripada Figo. Dia tiga kali menyabet gelar pemain terbaik dunia (1998, 2000, dan 2003). Zidane juga pernah sekali menjadi Pemain Terbaik Eropa (1998).

’’Zidane bermain begitu bebas dan penuh ekspresi. Itu terjadi karena setiap pertandingan bisa menjadi pertandingan terakhir baginya,’’ puji Raymond Domenech, arsitek Prancis.

Selain Zidane, ada beberapa nama lain di Les Bleus yang diambang pensiun. Sebut saja Claude Makelele dan Lilian Thuram. Mereka adalah pahlawan Prancis di Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Pertemuan Prancis kontra Portugal akan menjadi laga pamungkas di kota Munich. Bersamaan dengan padamnya lampu FIFA World Cup Stadium Munich, akan padam pula karir timnas seorang bintang. Figo atau Zidane?

Ke Kota Wali....

Syariat Islam Bukan Ancaman
Ba’asyir Imbau Cirebon Buat Perda Syariat Islam

KEJAKSAN, Selasa (4/07/2006) - Meski baru saja bebas dari penjara, Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Ustad Abu Bakar Ba'asyir tetap bicara lantang dan tanpa tedeng aling-aling. Pada tabligh akbar di Masjid Attaqwa, pengasuh Ponpes Ngruki Solo ini mengimbau walikota, wakil walikota dan DPRD untuk membuat peraturan daerah (Perda) tentang Penerapan Syariat Islam di Kota Wali.

"Walikota, wakil walikota Cirebon adalah orang Islam. Begitupun anggota dewannya juga mayoritas Islam. Apa susahnya menerapkan syariat Islam dilegalisasi dengan peraturan daerah," ujarnya di hadapan ratusan jamaah FUI se-Wilayah III Cirebon.

Ustad Ba’asyir menegaskan, penerapan syariat Islam adalah keharusan dan kewajiban bagi umat Islam. “Dan harus diingat, dengan penerapan syariat Islam ini bukan berarti menjadi ancaman dan menghilangkan hak-hak komunitas agama lain. Hak dan kehormatan agama lain tetap diberikan,” terangnya.

Ustadz Ba'asyir kemudian memberikan salah satu bukti. Diceritakan, ia dikunjungi seorang biksu Buddha dari Kelantan Malaysia. Biksu tersebut menyatakan dukungannya atas penerapan syariat Islam. Awalnya, biksu itu mengatakan khawatir dengan penerapan syariat Islam, tetapi setelah lama merasakan kedamaian dan ketenteraman di bawah syariat Islam, sikap antipati itu berubah menjadi simpati.

“Jadi jangan salah, syariat Islam itu sangat menghargai komunitas agama lain. Penafsirannya jangan sebatas potong tangan, hukum mati, ataupun hukuman cambuk. Syariat Islam itu, menyangkut semua aspek kehidupan. Yang jelas, akan sangat menghormati komunitas di luar agama Islam," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ustad Ba'asyir juga mengungkapkan kepada para jamaah bahwa saat ini, dirinya mendapat gelar baru dan lebih bergengsi yakni sebagai teroris internasional. Gelar itu diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, George W Bush. “George Bush telah melaporkan saya ke PBB sebagai teroris internasional," ujarnya sinis.

Pembusukan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Amerika tersebut tandas Ba'asyir, ternyata tidak mempan. Buktinya, sampai sekarang masih banyak warga Indonesia yang menerima keberadaannya. Ba’asyir justru balik bertanya, sebenarnya yang tepat mendapat gelar teroris itu dirinya atau Bush sendiri. "Sejak lahir, sampai setua ini, saya tidak pernah membunuh orang. Ini bisa ditanyakan dan dibuktikan kepada siapapun. Tetapi, Bush melakukan pembantaian warga Irak, Afganistan, dan warga negara-negara Islam lainnya. Jadi, yang tepat sebagai teroris adalah Bush sendiri," teriaknya dengan nada berapi-api.

Saat ini katanya, orang-orang yang tidak senang dengan kekuatan Islam terutama Amerika melakukan berbagai cara untuk memperlemah kaum Islam. Bukan hanya dari aspek fisik, tetapi dengan cara berpikir yang tidak sesuai akidah Islam sesungguhnya. Program-program bantuan Amerika ke pesantren-pesantren adalah salah satu cara untuk menarik para santri dan umat Islam untuk tunduk dan mau melakukan apa yang diinginkan oleh Amerika.

"Orang Amerika atau kaum kafir melawan Islam tidak hanya dengan fisik, malah yang gencar itu adalah menyesatkan pikiran umat Islam. Karena saya berupaya untuk menyiarkan ajaran Islam yang benar, maka saya ditakuti dan dicap sebagai teroris," paparnya.

Bagaimana sikapnya tentang penyerbuan dan pembantaian umat Islam di Palestina oleh Israel? Ba'asyir mengatakan bahwa pemerintah Indonesia sudah menunjukkan simpatinya kepada warga muslim di Palestina. Namun, hal itu tidak cukup, pemerintah RI harusnya memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia untuk ikut serta berjuang di Palestina. Karena, Israel bersama Yahudinya, sudah jelas-jelas merongrong kedaulatan Palestina.

Dalam kesempatan itu juga, Ustad Ba'asyir menyinggung rencana eksekusi terhadap Amrozi cs. Baginya, kalaupun memang eksekusi mati menimpa Amrozi cs, maka itulah konsekuensi dari sebuah perjuangan. Namun demikian, lanjut Ustad Ba'asyir, saat ini Amrozi sedang melakukan PK (Peninjauan Kembali) atas putusan hukum itu.

Kalau dimungkinkan, Ustad Ba'asyir berharap supaya Amrozi tidak dieksekusi. Namun bila terpaksa dieksekusi mati, maka eksekusi yang sama juga harus diterapkan terhadap orang-orang yang melakukan pembantaian terhadap warga muslim di Poso. "Kalau mau adil, harus semuanya dong dieksekusi. Jangan karena yang melakukan itu orang Islam, maka ditindak tegas. Harus adil, pembantai umat Islam juga harus dieksekusi," tegasnya.

Sementara itu, Ketua FUI, Prof Dr H Salim Bajri dalam orasinya mendukung diterapkannya syariat Islam. Banyaknya bencana di berbagai daerah di Indonesia, mulai tsunami di Aceh, gempa di Jogja, banjir lumpur, kekisruhan di berbagai daerah lainnya kata Salim, karena umat Islam belum patuh dan taat merealisasikan syariat Islam.

"Saya berharap di Kota Cirebon ini, syariat Islam bisa diterapkan. Ini tidak mustahil diterapkan apabila kita umat Islam bisa kompak," katanya.

Sebelum ke masjid Attaqwa, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir berkunjung ke kediaman Prof Dr H Salim Bajri di Jalan Pesayangan, Kelurahan Panjunan.

Saat di Panjunan, terlihat hadir Wakil Walikota Cirebon Drs H Agus Alwafier, Ketua DPRD Kota Cirebon H Sunaryo HW SIP MM, anggota DPRD dari PKS H Azrul Zuniarto SSi Apt, Kapolresta Cirebon AKBP Rochiyanto MH. Ustad Abu Bakar bersam